Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Daerah · 28 Agu 2026 12:46 WITA

Di Tengah Kemarau, Petani di Kelurahan Kadidi Tetap Bisa Panen Berkat Program Listrik Masuk Sawah


 Di Tengah Kemarau, Petani di Kelurahan Kadidi Tetap Bisa Panen Berkat Program Listrik Masuk Sawah Perbesar

SIDRAP — Musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air pertanian tidak menyurutkan semangat petani di Kelurahan Kadidi.

 

Berkat program Listrik Masuk Sawah yang dilengkapi dengan pompa air, sejumlah lahan persawahan di wilayah tersebut tetap mendapatkan pasokan air sehingga petani masih dapat melakukan panen di tengah kondisi kemarau.

 

Program ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian Pertanian, dan PT PLN.

 

Kehadiran fasilitas listrik dan pompa air menjadi salah satu upaya mendukung keberlanjutan produksi pertanian sekaligus membantu petani menghadapi dampak musim kemarau.

 

Berdasarkan data pertanian Kelurahan Kadidi, terdapat sekitar 120 hektare lahan yang dikelola oleh empat kelompok tani.

 

Dari luasan tersebut, sekitar 5,5 hektare terdampak kemarau, sementara 114,5 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan panen.

 

Adapun lahan yang telah memasuki masa panen sementara mencapai sekitar 8 hektare, dengan produksi berkisar 5–8 ton per hektare dan pompanisasi OPLA nonrawa sebanyak 13 titik yang menggunakan listrik.

 

Ketua Gapoktan Asoka Kelurahan Kadidi, Muh. Amin Daif, menyampaikan rasa syukurnya atas manfaat program tersebut bagi para petani.

 

“Syukur Alhamdulillah, berkat adanya bantuan listrik masuk sawah lengkap dengan pompa air, masih bisa panen di tengah kemarau,” ujar Muh. Amin Daif.

 

Program Listrik Masuk Sawah tidak hanya membantu mengatasi keterbatasan air, tetapi juga memberikan harapan bagi petani agar produksi pertanian tetap berjalan.

 

Dengan dukungan infrastruktur pengairan dan kolaborasi berbagai pihak, lahan pertanian di Kelurahan Kadidi diharapkan mampu mempertahankan produktivitas meskipun menghadapi tantangan perubahan musim.

Baca Juga :  Nurkanaah Ajak Mahasiswa Baru UIN Alauddin Bangun Karakter dan Inovasi

 

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, Kementerian Pertanian, PLN, dan kelompok tani dapat memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di Kabupaten Sidrap.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Didampingi Langsung Bupati Syaharuddin, Kalosi Alau Jalani Penilaian Desa Berprestasi Nasional 2026

6 Oktober 2026 - 14:22 WITA

Yuk Datang ke Market Day At Tauhid Fest, Ada Lomba Mewarnai dan Aksi Pedagang Cilik

6 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Pesta Panen di Tonrongnge, Bupati Dorong Kebersamaan untuk Pertanian yang Lebih Sejahtera

5 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Mappadendang Jadi Ruang Warga Buae Bersyukur dan Merawat Kebersamaan

5 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

4 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

4 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Trending di Daerah