Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Daerah · 2 Sep 2026 17:13 WITA

Pelatihan Berbasis Kompetensi di Sidrap Hadirkan Keahlian Smart Farming dan Restaurant Service


 Pelatihan Berbasis Kompetensi di Sidrap Hadirkan Keahlian Smart Farming dan Restaurant Service Perbesar

SIDRAP — Teknologi pertanian dan keterampilan pelayanan menjadi fokus Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untuk meningkatkan keterampilan peserta sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

 

Pelatihan resmi dimulai Rabu (2/9/2026) di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sidrap binaan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama 25 hari kerja, hingga 6 Oktober 2026.

 

Pembukaan dihadiri Kepala UPTD BLK Sidrap Supiani, S.Psi., M.M., instruktur kompetensi Smart Farming Hamrullah, S.Pd., serta instruktur kompetensi Restaurant Service, Jumadi Gampang.

 

Dua bidang tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan potensi sumber daya manusia di lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada pengetahuan teknis, tetapi juga diarahkan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam aktivitas kerja maupun dikembangkan menjadi peluang produktif.

 

Pada kompetensi Automatic Irrigation System (Smart Farming), peserta mempelajari sistem pengairan otomatis pada tanaman hidroponik. Pemanfaatan teknologi ini menjadi salah satu pendekatan untuk membuat proses budidaya tanaman lebih efisien, terukur, dan sesuai dengan perkembangan pertanian modern.

 

Teknologi pengairan otomatis memungkinkan kebutuhan air tanaman dikelola secara lebih teratur. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung produktivitas pertanian.

 

Sementara itu, kompetensi Restaurant Service (Pramusaji) memberikan keterampilan pelayanan di sektor makanan dan minuman. Peserta diarahkan memahami standar pelayanan sehingga memiliki bekal yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha di bidang jasa.

 

Salah seorang peserta Automatic Irrigation System (Smart Farming), Baharuddin, menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut.

 

“Ini kesempatan emas bagi kami belajar meningkatkan hasil panen dengan pemanfaatan teknologi modern, sehingga menambah penghasilan dan membantu ketahanan pangan,” ujar staf Dinas Kominfo yang akrab disapa Omba tersebut.

Baca Juga :  Narasumber Utama Expo KKN Unhas, Bupati Syaharuddin Puji Dampak Positif Pengabdian Mahasiswa

 

Melalui pelatihan berbasis kompetensi tersebut, pengembangan sumber daya manusia diharapkan tidak berhenti pada penambahan pengetahuan. Peserta juga memperoleh keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal untuk meningkatkan produktivitas, memperluas peluang kerja, maupun mengembangkan sumber penghasilan baru.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Didampingi Langsung Bupati Syaharuddin, Kalosi Alau Jalani Penilaian Desa Berprestasi Nasional 2026

6 Oktober 2026 - 14:22 WITA

Yuk Datang ke Market Day At Tauhid Fest, Ada Lomba Mewarnai dan Aksi Pedagang Cilik

6 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Pesta Panen di Tonrongnge, Bupati Dorong Kebersamaan untuk Pertanian yang Lebih Sejahtera

5 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Mappadendang Jadi Ruang Warga Buae Bersyukur dan Merawat Kebersamaan

5 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

4 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

4 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Trending di Daerah