Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Daerah · 9 Sep 2026 18:53 WITA

Bupati Sidrap Cek Sawah Bangkai, Pastikan Program Listrik Masuk Sawah Jaga Produktivitas Padi


 Bupati Sidrap Cek Sawah Bangkai, Pastikan Program Listrik Masuk Sawah Jaga Produktivitas Padi Perbesar

SIDRAP — Untuk memastikan pertanian padi sawah tetap produktif di tengah ancaman El Niño, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (8/9/2026).

 

Pengecekan dilakukan di kawasan persawahan Toddang Bojo, tepatnya di sekitar Perkampungan Batu Pute.

 

Sebelumnya, Bupati juga berada di wilayah tersebut untuk meninjau pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan.

 

Di sela kunjungan itu, Syaharuddin menyempatkan diri melihat kondisi persawahan dan memastikan ketersediaan air bagi tanaman padi yang tengah dibudidayakan petani.

 

Ia menyebut, kawasan Toddang Bojo sebelumnya merupakan wilayah persawahan tadah hujan. Kondisi tersebut membuat petani rentan mengalami gagal panen ketika musim kemarau tiba.

 

“Dulu Toddang Bojo ini sawah tadah hujan. Kalau musim kemarau pasti gagal panen. Tapi Alhamdulillah, kita bersyukur dengan program Listrik Masuk Sawah,” kata Syaharuddin.

 

Saat mengecek lahan milik Ketua Kelompok Tani setempat, Bupati melihat tanaman padi varietas Inpari 32 yang tetap tumbuh di tengah kondisi kemarau.

 

Menurutnya, ketersediaan air dari sumur bor melalui program Listrik Masuk Sawah mulai memberikan dampak bagi petani. Meski debit air tidak besar, ketersediaannya masih mampu membantu mempertahankan tanaman padi.

 

“Saya sengaja berkunjung ke Batu Pute. Satu bulan yang lalu saya sudah datang, sekarang pelan-pelan airnya tetap ada walaupun sedikit,” ujarnya.

 

Untuk memperkuat ketersediaan air, Pemkab Sidrap juga menyiapkan bantuan sumur bor bagi kelompok tani di kawasan tersebut.

 

Syaharuddin menyampaikan, sebanyak delapan kelompok tani akan mendapatkan bantuan sumur bor berukuran 3 inci.

 

Bantuan tersebut akan disalurkan melalui masing-masing lurah untuk kemudian dibawa ke lokasi kelompok tani.

Baca Juga :  Kunjungi Pitu Riawa dan Pitu Riase, Bupati Syaharuddin Tinjau Program Pertanian dan Dampak El Nino

 

“Besok delapan kelompok tani melalui delapan lurah mengambil bantuan di kantor, kemudian dibawa ke sini. Masing-masing mendapatkan bor 3 inci,” jelasnya.

 

Program tersebut akan dilanjutkan pada 2027. Sebanyak delapan kelompok tani di Batu Pute ditargetkan kembali mendapatkan bantuan tiga unit sumur bor untuk setiap kelompok.

 

Dengan demikian, total terdapat 24 unit sumur bor yang direncanakan untuk delapan kelompok tani di kawasan tersebut pada 2027.

 

Kunjungan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Komisi III, jajaran OPD terkait, Camat Watang Pulu, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Didampingi Langsung Bupati Syaharuddin, Kalosi Alau Jalani Penilaian Desa Berprestasi Nasional 2026

6 Oktober 2026 - 14:22 WITA

Yuk Datang ke Market Day At Tauhid Fest, Ada Lomba Mewarnai dan Aksi Pedagang Cilik

6 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Pesta Panen di Tonrongnge, Bupati Dorong Kebersamaan untuk Pertanian yang Lebih Sejahtera

5 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Mappadendang Jadi Ruang Warga Buae Bersyukur dan Merawat Kebersamaan

5 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

4 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

4 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Trending di Daerah